Minggu, 13 Maret 2016

pepe dika polisi unyu di ph skylar pictures Estelle Linden.

pepe dika saat di temui di kota bandung dia sangat antusias menjawab petanyaan dari kami, pepe dika (23) " saya senang dapat bekerja sama dengan skylar pictures, apalagi ka estelle linden sangat baik mengarahkan saya di film ini sehingga saya lebih natural dalam berakting, dialog pun di improvisasi sehingga saya lebih mudah meng expresikan karakter saya, meskipun saya terguling guling di lokasi saya senang karna budget nya pun sangat besar,terima kasih skylar"., ujarnya.
Persahabatan adalah segalanya, demikian isi pesan dari film Best Friend Forever (BFF) produksi SAS Films. Film komedi remaja ini dibintangi oleh deretan aktris muda berbakat seperti Kezia Karamoy, Ineke Valentina, Wendy Wilson dan Yova Gracia. Khusus bagi Kezia, BFF merupakan torehan prestasi terbaru dirinya di dunia seni peran yang baru ditekuni sejak 2014. Ini menunjukkan jalan menuju kesuksesan bagi dirinya di panggung hiburan tanah air terbuka lebar. Adik kandung Angel Karamoy ini mengaku belajar dari sang kakak yang terlebih dahulu sukses.
 
Memiliki darah seni yang kuat, menjadi modal bagi Kezia untuk meniti karirnya di industri yang kompetitif ini. Setelah sempat bergabung dengan girlband CherryBelle, karir Kezia justru semakin bersinar.  Penonton saat ini semakin sering menyaksikan dirinya di layar kaca lewat berbagai judul sinetron dan program acara yang mendaulatnya sebagai host. Kiprahnya di layar kaca  ternyata membuatnya dilirik oleh beberapa PH untuk berperan dalam film layar lebar. Terhitung 3 judul film yang pernah dibintanginya cukup diterima dengan baik oleh penonton  tanah air yaitu Warisan Olga (2015), Air dan Api (2015) serta Crush (2013).
 
Dalam film BFF yang bergenre komedi, Kezia mendapatkan peran sebagai gadis yang sedikit telmi (telat mikir) yang hanya mementingkan penampilan fisik saja. "Meski terlihat mudah, sebenarnya kesulitan dalam berperan di film komedi ini yaitu membangun mood  agar penonton ikut tertawa dengan adegan lucu yang kita lakoni," jelas Kezia seperti dalam siaran pers yang diterima tim 21cineplex.com.

"BFF bukan film komedi slapstick yang membuat kelucuan yang dipaksakan. Semua pemeran berusaha mengeluarkan kemampuan terbaik aktingnya agar penonton dapat tertawa secara alamiah," tambahnya.
 
Kemampuan akting Kezia ternyata dipuji oleh sutradara BFF, Estelle Linden. "Sangat mudah mengarahkan Kezia dalam berakting. Kezia tipe pemain yang cukup disiplin dan mau belajar mengenai setiap adegan yang akan dilakoni setiap scenenya," puji Estelle. Meskipun bukan menjadi satu-satunya pemeran utama, namun akting Kezia di BFF diakui cukup menonjol dalam menghidupkan kesegaran dari setiap kelucuan yang ditampilkan selama film. Estelle lebih jauh menjelaskan setiap tokoh yang ada dalam BFF merupakan gambaran gaya hidup anak muda perkotaan yang ada di Indonesia.
 
BFF sendiri menceritakan persahabatan empat gadis remaja Bianca (19), Laura (18), Sascha (19) dan Tammy (18) yang berencana menghabiskan jumat malam bersama. Persahabatan mereka semakin teruji dengan berbagai kejadian yang mengejutkan hanya dalam satu malam. Banyak peristiwa yang tak terduga yang ditampilkan lewat film yang menggunakan kamera EPIC. Saat ini BFF tengah melakukan proses finalisasi di pasca produksi.
pepe dika di film tersebut menjadi kepala polisi yang menggrebek rumah prostitusi milik bu dolly, kisah persahabatan kezia karamoy bersama teman temannya yang salah memasuki rumah.
 film ini mengambil unsur komedi yang sangat natural, dan pasinya semua orang yang nonton film ini akan tertawa,