Persahabatan adalah segalanya, demikian isi pesan dari film Best Friend Forever (BFF)
produksi SAS Films. Film komedi remaja ini dibintangi oleh deretan
aktris muda berbakat seperti Kezia Karamoy, Ineke Valentina, Wendy
Wilson dan Yova Gracia. Khusus bagi Kezia, BFF
merupakan torehan prestasi terbaru dirinya di dunia seni peran yang baru
ditekuni sejak 2014. Ini menunjukkan jalan menuju kesuksesan bagi
dirinya di panggung hiburan tanah air terbuka lebar. Adik kandung Angel
Karamoy ini mengaku belajar dari sang kakak yang terlebih dahulu sukses.
Memiliki darah seni yang kuat, menjadi modal bagi Kezia untuk
meniti karirnya di industri yang kompetitif ini. Setelah sempat
bergabung dengan girlband CherryBelle, karir Kezia justru semakin
bersinar. Penonton saat ini semakin sering menyaksikan dirinya di layar
kaca lewat berbagai judul sinetron dan program acara yang mendaulatnya
sebagai host. Kiprahnya di layar kaca ternyata membuatnya dilirik oleh
beberapa PH untuk berperan dalam film layar lebar. Terhitung 3 judul
film yang pernah dibintanginya cukup diterima dengan baik oleh penonton
tanah air yaitu Warisan Olga (2015), Air dan Api (2015) serta Crush (2013).
Dalam film BFF yang bergenre komedi, Kezia
mendapatkan peran sebagai gadis yang sedikit telmi (telat mikir) yang
hanya mementingkan penampilan fisik saja. "Meski terlihat mudah,
sebenarnya kesulitan dalam berperan di film komedi ini yaitu membangun
mood agar penonton ikut tertawa dengan adegan lucu yang kita lakoni," jelas Kezia seperti dalam siaran pers yang diterima tim 21cineplex.com.
"BFF bukan film komedi slapstick yang membuat kelucuan yang
dipaksakan. Semua pemeran berusaha mengeluarkan kemampuan terbaik
aktingnya agar penonton dapat tertawa secara alamiah," tambahnya.
Kemampuan akting Kezia ternyata dipuji oleh sutradara BFF, Estelle Linden.
"Sangat mudah mengarahkan Kezia dalam berakting. Kezia tipe pemain yang
cukup disiplin dan mau belajar mengenai setiap adegan yang akan
dilakoni setiap scenenya," puji Estelle. Meskipun bukan menjadi
satu-satunya pemeran utama, namun akting Kezia di BFF diakui cukup
menonjol dalam menghidupkan kesegaran dari setiap kelucuan yang
ditampilkan selama film. Estelle lebih jauh menjelaskan setiap tokoh
yang ada dalam BFF merupakan gambaran gaya hidup anak muda perkotaan yang ada di Indonesia.
BFF sendiri menceritakan persahabatan empat gadis
remaja Bianca (19), Laura (18), Sascha (19) dan Tammy (18) yang
berencana menghabiskan jumat malam bersama. Persahabatan mereka semakin
teruji dengan berbagai kejadian yang mengejutkan hanya dalam satu malam.
Banyak peristiwa yang tak terduga yang ditampilkan lewat film yang
menggunakan kamera EPIC. Saat ini BFF tengah melakukan proses finalisasi di pasca produksi.
pepe dika di film tersebut menjadi kepala polisi yang menggrebek rumah prostitusi milik bu dolly, kisah persahabatan kezia karamoy bersama teman temannya yang salah memasuki rumah.
film ini mengambil unsur komedi yang sangat natural, dan pasinya semua orang yang nonton film ini akan tertawa,